Membuat Child Theme menggunakan Child Theme Configurator

Sebelumnya Saya sudah pernah membuat tutorial cara membuat child theme. Sekarang saya akan coba dengan cara yang berbeda yaitu membuat child theme dengan bantuan plugin child theme configurator.

Child Theme Configurator ini akan membantu kita mempermudah dalam pembuatan Child Theme. Plugin ini menyediakan banyak fitur yang bisa kita gunakan. Tidak perlu membuat secara manual, plugin ini akan menyelesaikan tugas-tugas tersebut.

Berikut adalah cara membuat child theme menggunakan Child Theme Configurator:

Memasang Plugin Child Theme Configurator

Install terlebih dahulu pluginnya dengan cara masuk ke halaman plugin dan ketik di kotak pencarian “Child Theme Configurator”.

Memulai pembuatan Child Theme

Setelah plugin terpasang dan sudah di aktifkan, langsung saja kita menuju ke menu Tools » Child Themes. Maka akan terlihat sebuah halaman pengaturan seperti pada contoh gambar di bawah ini:

membuat child theme

Oke lanjut lagi, sambil saya coba terangkan satu persatu:

Parent Theme

Pada bagian Parent Theme terdapat drop down menu, ini untuk memungkinkan kita memilih tema utama yang akan kita gunakan sebagai induk child theme kita. Silahkan pilih sesuai keinginan Anda.

Child Theme

Bagian ini untuk mengkonfigurasi child theme yang akan kita buat. Jika kita klik drop down menu nya. Maka akan terlihat seperti contoh gambar di bawah ini:

Membuat Child Theme

  • Create New Child Theme : ini adalah nama direktori child theme kita. Silahkan Anda isi sesuai keinginan Anda.
  • Child Theme Name : nama child themenya, misal Tema Baruku.
  • Theme Website : Url yang menuju ke tema kita, biasanya ini untuk menyediakan link download untuk tema tersebut. Anda boleh mengosongkan bagian ini.
  • Author : nama pembuat, silahkan diisi dengan nama Anda.
  • Author Website : Url website atau blog Anda.
  • Theme Description : ini untuk mengisi deskripsi tema kita.
  • Theme Tags : ini fitur yang ada pada tema kita, untuk memperjelas apa saja yang ada pada tema kita. misal: black, blue, red, green, yellow, two columns, responsive layout dan lain-lain misalnya.
  • Version : versi temanya
  • Debug : JIka di centang maka akan mengaktifkan mode debug.
Stylesheet Handling

Bagian ini sudah ada keterangannya sangat jelas, silahkan di artikan ke bahasa Anda masing-masing hehehe

Saran saya biarkan saya pada pilihan tersebut untuk defaultnya.

Centang bagian ini jika Anda menginginkannya, jika tidak silahkan biarkan saja seperti itu.

Parse additional stylesheets

Klik drop down menu nya, maka akan terlihat seperti contoh gambar di bawah ini:

membuat child theme

Bagian ini tidak perlu saya jelaskan karena sudah ada keterangannya sangat jelas sekali, Anda hanya tinggal mengartikan saja dan memilih bagian mana yang Anda inginkan.

Selanjutnya klik Generate/Rebuild Child Theme Files.

Sekarang Child Theme kita sudah jadi, silahkan lihat pada halaman Appearance. Di bawah ini adalah contoh milik saya, dengan nama Twenty Fifteen Child.

Membuat Child Theme

Jika ingin melakukan konfigurasi tambahan, Anda bisa melakukannya pada halaman konfigurasi Child Theme. Fitur-fitur yang tadinya belum ada sekarang sudah di tambahkan. Ini berfungsi untuk mempermudah kita dalam melakukan konfigurasi child theme nya. Seperti pada contoh gambar di bawah ini:

membuat child theme

Silahkan konfigurasi sesuai keinginan Anda masing-masing, pada fitur-fitur tersebut sudah ada keteranganya sangat jelas. Kita hanya tinggal mengartikan dan memahaminya.

Itu saja tutorial dari saya, jika ada yang ingin di tanyakan silahkan berkomentar. Saya siap dan akan coba membantu apa yang Anda inginkan.

Selamat mencoba 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *